Cara Merawat Mesin Pompa Kolam Renang

Selamat berjumpa kembali dengan kami Sriwijaya Pool perawatan, pada astikel kali ini saya akan membagikan tips bagaimana cara mengetahui berapa lama waktu untuk menghidupkan mesin pompa kolam renang. Anda perlu mengambil beberapa langkah untuk menghitung berapa lama pompa dan filter sebenarnya bekerja di kolam dalam sehari. Oleh karena itu, terkenal karena luas dan dalamnya. Demikian juga, bertujuan untuk mengetahui tanggal kedaluwarsanya.

Ada beberapa cara yang biasa anda pakai untuk menghitung waktu penggunaan pompa kolam renang. Oleh karena itu, perlu Anda ketahui bahwa tiga parameter yang menjadi dasar perhitungan waktu penggunaan setiap penghidupan mesin pump. Pertama, pahami ukuran partikel air, jarak ke ruang pompa dan luas ruang pompa yang dibangun. Berikut caranya?

  1. Hitung volume air

Anda dapat mengatakan bahwa kubus ini hampir seperti volume air kolam, yang akan diukur dalam tiga dimensi (yaitu panjang, lebar dan tinggi). Kedepannya angka ini bisa dijadikan dasar untuk menentukan besaran HP atau spek tiap model pompa yang layak digunakan agar bisa menyerap jumlah air yang maksimal.

Contoh : jika Anda memiliki ukuran kolam renang dengan panjang 11 meter, lebar 3 meter dan kedalaman 1,5 meter. Untuk penggaliannya anda hanya perlu mengalikan ketiga angka berikut ini 11m x 3m x 1,5m = 77m3. Dan untuk kebutuhan mesin pompa dan filter adalah ukuran ¾ Hp Pastikan anda tidak salah memakai jenis spek mesin pompa dan filter, dan untuk kebutuhan air bisa mencapai 6,5 tengki air atau bisa juga 7 tengki air bersih.

  1. Menentukan jarak rungan mesin dan kolam

Sebelum anda memutuskan untuk membeli mesin pompa dan filter, anda harus terlebih dahulu mengetahui berapa jarak antara pompa dengan kolam renang yang tepat dan ideal. Jarak atau kedekatan ruang pompa akan sangat mempengaruhi aliran dan kapasitas drainase dalam kurun waktu tertentu jadi saat pembangunan ruangan pompa haruslah memenuhi perhitungan yang tepat tentunya.

Contohnya, jika Anda mengetahui bahwa ruang pompa Anda berjarak sekitar berapa meter, maka pilih peralatan berkapasitas lebih besar sehingga memiliki daya hisap dan daya dorong yang lebih besar. Oleh karena itu, jika pemilihan penempatan ruangan mesin pompa dan filter yang salah maka instalasi dan sistem filtrasi dapat rusak dan tidak berjalan dengan semestinya.

  1. Ruangan pompa

Untuk tahapan terakhir kami membantu Anda untuk memahami ukuran dan waktu penggunaan mesin pompa. Sebaiknya Anda mengetahui kondisi ruangan terlebih dahulu untuk pemasangan atau istalasi mesin yang terbaik. Dengan menggunakan asumsi derajat kubik 50 m3, Anda dapat memilih laju aliran 12,16 m3 / jam. berarti 12 meter kubik air bisa mengalir keluar setiap jamnya. Sedangkan untuk menghitung waktu pemakaian, bagi saja dengan 50 : 12 = 4,16  jam. Pada saat yang sama, jika Anda menggunakan laju aliran sekitar 30 meter kubik per jam, waktu Flow rate adalah 12,16/30 = 0,40 waktu penggunaan mesin.

Kegunaan mesin filter

Setiap pemilik kolam harus memahami bahwa fasilitas mesin filter ini memerlukan perawatan dan pemeliharaan untuk memastikannya terlindungi dari bahan kimia berbahaya dan tetap aman dan perawatan dilakukan dalam jangka panjang. Salah satu caranya adalah dengan memperhatikan aturan dasar yang digunakan oleh setiap mesin filter  mulai dari sirkulasi, rajin backwash, dan merawt atau membersihkan ruangan mesin.

Nyalakan saat cuaca panas dan setelah hujan turun

Perlu Anda ketahui bahwa saat air kolam renang mencapai suhu yang tidak normal atau tinggi, besar kemungkinan lumut, alga dan gangga untuk tumbuh di dalam kolam renang. hal Ini dapat diminimalkan dengan membuka rinse filter dan menambahkan klorin atau obat chemical sepanjang hari untuk menghindari terjadinya kekeruhan air serta membunuh bakteri pada air kolam renang.

Kami Sriwijaya Pool perawatan menyarankan Anda untuk rajin menghidupkn mesin pompa selama 6 hingga 8 jam stiap seharinya. Saat menambahkan chelemical atau bahan penjernih air lainnya, Anda dapat mengecek kadar Clorin dan Ph pada kolam renang terlebih dahulu barulah mengatur nilai kebutuhan obat pada air kolam apakah lebih rendah atau lebih tinggi, dan anda bisa menggunakan obat sesuai dengan kebutuhan air atau kondisi kolam renang. Sebagai pemilik kolam renang, Anda wajib memperhatikan berapa lama masa pakai mesin pompa dan filter Jika digunakan terus menerus atau bahkan tanpa memperhatikan kapasitas kerja mesin, tujuannya untuk meminimalkan risiko kerusakan dalam jangka pendek agar mesin pompa anda awet.

Baca Juga : cara menurunkan Kadar Clorin pada air Kolam

Sebelumnya manambahkan obat alangka baiknya anda mengecek ph terlebih dulu, anda perlu menggunakan test kit klorin bebas dan total klorin air untuk menguji seberapa tinggi kandungan klorin didalam air kolam dan pastikan ph air harus pada kadar ph stabil,  Berikut beberapa cara untuk mmenurunkan  kadar air.

Tambahkan bahan kimia atau chelemical

Pemberian Klorin yang berlebihan di kolam renang dapat berdampak negatif pada kualitas air kolam. Karena itu, Anda perlu menguranginya secara rutin. Berikut tips tentang cara menambahkan obat chemical untuk air kolam:

  • Belilah obat penurun kadar yaitu HCL di toko perlengkapan kolam renang atau klik link berikut www.pompakolamrenang.net bahan kimia yang digunakan untuk menurunkan chlorine adalah HCL dan hidrogen peroksida
  • Gunakan obat sebutuhya dan sesuai aturan serta kebutuhan volume air
  • Saat selesai perawatan dan pemberian obat, anda tidak dianjurkan untuk berenang langsung jika ingin menurunkan klorin takaran penambahan HCL sekitar 1 Liter
  • Tambahkan sedikit kaporit 60% hanya sekitar 1/3 pada kolam renang anda
  • Proses penurunan memerlukan waktu cukup lama dan cek lgi bebera jam kemudian