Lompat ke konten

8 Jenis Kolam Renang yang Harus Kamu Ketahui

Berenang bisa menjadi rekreasi, relaksasi, dan olahraga pada saat bersamaan. Umumnya masyarakat lebih banyak menggunakan kolam renang publik karena lebih hemat, lantaran memiliki kolam renang pribadi membutuhkan tempat dan biaya yang besar. Bila ingin memiliki kolam renang pribadi di rumah, kini Anda juga bisa memilih alternatif berupa kolam renang portable dan kiddie pool untuk tempat bermain anak-anak. Kolam renang portabel adalah kolam renang di atas tanah dengan penyangga di sisi-sisinya, Anda hanya perlu mengisi air ke dalam kolam dan dapat digunakan kapan saja. Ukuran dan bentuknya pun beragam.

Jika Anda ingin membuat sebuah kolam renang di rumah, terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan, seperti keuangan dan lahan. Anda juga perlu mengetahui kebutuhan dan kegunaan dari kolam untuk menentukan ukuran dan lahan yang dibutuhkan untuk membuat kolam renang. Selain itu, Anda perlu memerhatikan faktor pemeliharaan pada masa mendatang. Pasalnya, terdapat beberapa jenis kolam yang memerlukan pemeliharaan lebih besar dibandingkan kolam lainnya. Berikut 8 jenis kolam renang yang bisa Anda pilih:

  1. Inground pool

Inground pool adalah jenis kolam renang seperti pada umumnya. Anda perlu mengeruk tanah untuk membuat kolam renang dengan permukaan yang sama dengan tanah. Terdapat tiga bahan yang berbeda, fiberglass, vinyl, dan beton. Fiberglass adalah bahan kolam yang sudah dicetak, Anda hanya perlu mengeruk tanah sesuai bentuk kolam dan memasukkan fiberglass-nya. Bahan ini lebih mahal dibandingkan lainnya tetapi tidak membutuhkan biaya pemeliharaan yang banyak. Bahan vinyl memiliki biaya pemasangan yang paling rendah, tetapi butuh pemeliharaan yang banyak. Hal ini dikarenakan bahan vinyl relatif tipis dan mudah rusak sehingga perlu diganti setiap beberapa tahun sekali. Sedangkan bahan beton adalah bahan yang paling tahan lama, tetapi membutuhkan waktu lama untuk membuatnya. Meski begitu, dibarengi dengan pemeliharaan yang baik, kolam ini dapat bertahan lama.

  • Above ground

Jenis kolam yang satu ini tidak memerlukan Anda untuk mengeruk tanah. Anda bisa membeli kolam ini dan memasangnya di taman atau halaman belakang rumah seperti kolam renang portabel. Karena ukurannya yang lebih tinggi dari permukaan tanah, Anda tidak perlu takut anak atau hewan peliharaan bermain dan tidak sengaja terjatuh ke dalam kolam. Kolam renang above ground relatif lebih murah dibandingkan jenis-jenis kolam lainnya dan memiliki pemeliharaan yang mudah.

  • Indoor pool

Pada dasarnya, indoor pool sama seperti kolam renang lainnya. Namun, lokasinya saja yang berbeda. Kolam yang satu ini berada di dalam ruangan atau sebuah rumah kaca. Penempatan ini bertujuan untuk menjaga udara panas dan hangat di dalam ruangan sehingga kolam masih dapat digunakan pada musim dingin. Kolam ini juga biasanya lebih mudah dibersihkan karena berada dalam ruangan.

  • Infinity pool

Infinity pool adalah jenis kolam renang yang memanfaatkan ilusi sebagai nilai estetika. Salah satu tembok kolam sengaja dibuat lebih rendah dari permukaan air agar air terlihat terus mengalir hingga membaur dengan latarnya, menciptakan ilusi kolam tanpa ujung. Kolam ini bisa bersifat inground dan above ground, tergantung latar dan kebutuhan ilusi.

  • Olympic size pool

Jenis kolam renang yang ini membutuhkan tempat dan lahan yang besar. Bila tidak benar-benar dibutuhkan, jarang ada penghuni yang akan membangun kolam renang olimpiade di rumahnya. Pasalnya, kolam renang ini diperuntukkan khusus sebagai olahraga dengan lebar 25 meter dan panjang 50 meter.

  • Lap pool

Dibandingkan kolam renang olimpiade, orang-orang biasanya akan memilih lap pool jika ingin berolahraga renang di rumah. Jenis kolam ini memiliki fungsi yang sama dengan kolam renang olimpiade, hanya saja ukurannya dibuat lebih kecil dan padat. Lap pool memiliki bentuk panjang dan kedalaman yang rata, dengan begitu penggunanya bisa berolahraga dan berbalik di dalam air dengan leluasa.

  • Natural pool

Jika pernah melihat kolam renang dengan air terjun di antara bebatuan dan tumbuhan, kolam tersebut masuk dalam jenis natural pool. Kolam ini sama dengan kolam renang pada umumnya, tetapi menambahkan estetika alam dengan batu serta tumbuhan. Unsur alam ini juga membantu menjaga kadar kimia dalam air sehingga penggunanya bisa menikmati kolam renang tanpa bahan kimia. Namun, jika tidak dirawat dengan baik, kolam ini bisa dipenuhi dengan ganggang air.

  • Spool dan Plunge

Kedua jenis kolam ini bersifat kecil dan dangkal, biasanya digunakan untuk berendam dan relaksasi. Pembedanya hanyalah spool menggunakan air panas, sedangkan plunge

menggunakan air dingin.

Demikianlah artikel mengenai jenis kolam renang, semoga bermanfaat dan dapat menjadi referensi untuk anda. Jika anda berkeinginan untuk menambahkan fasilitas kolam renang di huanian anda, anda bisa menggunakan jasa kontraktor kolam renang berkualitas Trijaya Pool. Untuk mendapatkan estimasi / perkiraan yang akurat, mempunyai pertanyaan, atau ingin info & konsultasi lebih lanjut tentang renovasi, pembuatan perawatan kolam renang, atau bahkan ingin merenovasi dan membuat kolam renang, jangan ragu untuk langsung menghubungi kami :

Jl. Raya Cilandak kko, Area Transmart No11, Jakarta selatan

Kode Pos 12560

Contact: 0813-8033-2211